skip to Main Content
Beli Rumah Yang Tahan Gempa Menjaga Kehidupan Anda.

Beli Rumah Yang Tahan Gempa menjaga kehidupan Anda.

 

Kala Bumi Berguncang Rumah Yang Tahan Gempa Menjaga Kehidupan Anda.

Dalam hitungan beberapa detik saja banyak sekali rumah dan gedung-gedung lain yang ambruk. Banyak orang yang tidak sempat menyelamatkan diri tewas dan beberapa orang ada yang bertahan di dalam gedung atau tempat-tempat ibadat dengan alasan Tuhan menjaga kehidupan kita, tapi akhirnya mati tertimpa puing-puing bangunan rumah dan gedung.

Orang-orang yang panik dan yang selamat termangu, membisu dan ada yang histeris sambil menggali reruntuhan sebisa-bisanya walaupun hanya dengan menggunakan tangan kosong hanya untuk mencoba menyelamatkan keluarga atau tetangga mereka yang tertimpa reruntuhan rumah dan gedung.

Saya sangat prihatin dan sedih sekali dengan kejadian yang menimpa orang-orang itu, saya juga sangat sedih kenapa di Indonesia tidak ada peraturan yang ketat ketika seseorang ingin membangun rumah mereka harus memenuhi syarat standar konstruksi yang mampu menahan gempa. Di Indonesia sangat mudah sekali untuk membangun sebuah rumah, karena persyaratan untuk keselamatan kehidupan hampir tidak ada terutama yang paling mendasar dan utama adalah syarat konstruksi yang mampu menahan gempa.

Seandainya saja jika pemerintah kita mau sedikit bekerja dengan giat dan menghargai kehidupan seperti membri ijin hanya jika mereka memenuhi syarat untuk membangun dan mensurvei ke lokasi apakah rumah yang akan dibangun memang sudah memenuhi syarat standar konstruksi yang mampu menahan gempa atau tidak maka kita semua bisa saja mengurangi kerugian kehilangan nyawa akibat gempa.

Salah satu penyebab terbesar yang menyebabkan banyak rumah yang roboh akibat gempa di Lombok baru-baru ini atau di Indonesia adalah karena struktur bangunannya tidak mampu untuk menahan gempa berkekuatan 7,0 skala richter.

Kerak bumi kita ini sebenarnya terdiri dari lempeng-lempeng dengan ukuran yang saling berbeda-beda dan bisa bergerak. Jika Anda tahu sebenarnya hampir setiap hari kerak bumi kita mengalami pergerakan dan menimbulkan gempa bumi, memang tidak semua gempa bumi akan kita rasakan. Berdasarkan catatan sejarah gempa bumi yang paling besar terjadi pada tahun 1556 yang menghantam tiga provinsi di negara cina. Gempa itu menewaskan 830.000 orang, ini jumlah yang sangat banyak!

Waspada Gempa Susulan

Ketika gempa terjadi biasanya akan ada gempa susulan yang bisa mengakibatkan ke fatalan. Di lombok ketika gempa pertama terjadi ini membuat kerusakan yang parah dan membuat gunung rinjani longsor, ada beberapa pendaki yang mati dan penduduk lombok yang mati. Setelah gempa pertama terjadi gempa susulan yang kedua yang cukup keras dan menyebabkan banyak orang mati dan tertimpa puign-puing rumah. Kota lombok memang rawan gempa.

 

Ingat parah atau tidaknya akibat gempa seperti itu sebagian besar bergantung dari faktor kitanya sendiri (manusia) apalagi orang Indonesia tingkat menghargai kehidupan diri mereka sendiri sangat kecil dibandingkan dengan negara lain. Faktor lain yang menyebabkan parahnya akibat gempa adalah jumlah penduduk atau kepadatan penduduk yang tinggal di dareah itu. “Hampir semua kota-kota besar yang ada di dunia sebenarnya terletak di daerah yang rawan terjadi bencana seismik” kata seorang pengarang Andrew Robinson. Faktor lain seperti yang sudah saya sebutkan di atas adalah Bangunan – banyak bangunan di Indonesia yang mutu strukturnya sangat tidak bagus dan rawan roboh. selain itu faktor lain yang juga secara tidak langsung menyebabkan kematian adalah para pemborong dan tukang bangunan itu sendiri yang sering kali nakal dengan cara mengurangi bahan-bahan yang seharusnya digunakan. (Buat kalian para pemborong dan tuakang bangunan sadarlah selama ini kalian secara tidak langsung juga yang menyebabkan rumah yang kalian bangun roboh dan membuat orang mati) jadi Pepatah yang mengatakan “Yang Membunuh Bukan Gempa, melainkan bangunan” kata-kata ini sering kali terbukti selalu benar.

Jika Anda ingin Membangun Rumah Perhatikan Hal ini:

1# Kualitas Tanah Yang Baik

Pastikan sebelum Anda benar-benar membangun rumah untuk mengetahui dengan benar tanah dimana bangunan akan di bangun, apakah tanah jenis itu kuat dan tahan guncangan gempa. Biasanya tanah yang memiliki komponen tebal, padat dan keras seperti kerikil dan berpasir cocok untuk dibangun rumah karena tanah seperti ini biasanya mampu mengurangi akibat gempa yang parah.

Tanah yang lunak atau lembek dan mudah digali, memiliki pasir yang halus dan juga berlumpur biasanya tanah jenis ini tidak semua dan sangat berbahaya untuk dibangun rumah karena konstruksinya pasti akan sangat sulit dan lemah.

Jika Anda menggali tanah di permukaannya terdapat air biasanya tanah jenis ini sangat lemah untuk dibangun konstruksi rumah. Sedangkan jika airnya berada jauh lebih dalam biasanya tanah seperti ini baik dan bisa untuk dibangun rumah.

2# Memastikan Pondasi yang Kuat

Pondasi memang struktur bangunan yang akan menopang rumah Anda tahan gempa. Pastikan pindasi rumah dalam dengan minimum kedalaman 60-75 cm. Sloof dan pondasi juga harus kuat.

3# Menggunakan Baja Ringan

Penggunaan baja ringan untuk membangun rumah sudah sering digunakan. Tujuannya untuk membantu ketahanan rumah sewaktu terjadi gempa.

4# Gunakan Beton Bertulang

Jika rumah dibangun dengan menggunakan beton bertulang sangat bagus. Beton bertulang bisa dibuat dengan campuran pasir halus, air, semen dan kerikil. Jika Anda ingin membangun rumah sebaiknya menggunakan beton bertulang agar lenih tahan ketika gempa datang ketimbang tidak menggunakan beton bertulang.