skip to Main Content
Hewan Peliharaan Di Ciptakan Demi Kebaikan Manusia

Semua Hewan Peliharaan Diciptakan Demi Kebaikan Manusia

 

Masing – masing dari kita mungkin pernah pergi ke kebun binatang atau sirkus? Di Indonesia, pertunjukan sirkus mungkin jarang kecuali di kebun binatang. Saat melihat semua hewan yang ada di sana, kita mungkin sangat ingin memegang salah satu hewan yang kita sukai atau yang menggemaskan – misalnya saja Singa yang ganteng dan gagah atau harimau yang sangat besar?

Orang yang bisa menyentuh hewan buas seperti itu kemungkinan hanya pawang hewan. Tahukah kalian kalau hampir 2.000 tahun yang lalu seorang penulis kitab pernah mengatakan seperti ini “Setiap jenis binatang buas maupun burung dan binatang yang melata dan makhluk laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh manusia”Yakobus 3:7.

Wah, rupanya hewan sudah sejak lama menjadi hewan peliharaan manusia bahkan sejak zaman Adam dan Hawa.

Hewan Diciptakan untuk membantu Manusia

Apakah kalian pernah berpikir mengapa Allah menciptakan hewan? Hewan diciptakan untuk manusia. Hewan bisa sangat bermanfaat untuk meringkan pekerjaan manusia dan hewan juga bisa menjadi teman bagi manusia dan peliharaan.

Hewan – hewan juga bisa menjadi bukti betapa agungnya kasih dan hikmat Allah sebagai pencipta di alam semesta ini.

Hewan juga bisa menjadi sumber makanan bagi manusia. Tahukah kalian kalau awalnya, Allah kita hanya memberikan tumbuhan dan buah – buahan untuk di makan oleh pasangan manusia pertama.

Tetapi, setelah 1.600 tahun kemudian – setelah terjadinya air bah di zaman Nuh – Allah memperbolehkan manusia untuk memakan segala macam binatang yang bergerak, yang hidup bisa menjadi makanan mereka. (Kejadian 1:29; 9:3).

hewan bisa digunakan mencari korban bencana alam
Photo by ShutterStock
hewan bisa membantu manusia yang buta
Photo by ShutterStock

Hewan Peliharaan Yang Mudah dipelihara

Karena beberapa alasan, orang memutuskan untuk memelihara hewan peliharaan, entah sebagai teman atau untuk tujuan lain. Jika kamu ingin memelihata hewan hanya karena ikut – ikutan orang, hewan bisa menjadi terlantar dan tidak terurus. Memelihata hewan di rumah harus di dasarkan karena suka dan hobbi.

Memelihara hewan peliharaan di rumah bisa membuat orang yang memelihara menjadi lebih bahagia, tidak merasa kesepian karena hewan peliharaan bisa membuat suasana rumah yang tadinya sepi menjadi lebih hidup.

hewan bisa menghibur manusia dan menjadi sahabat
Photo by ShutterStock

Mempunyai binatang peliharaan di rumah juga bisa membuat rumah kalian menjadi lebih aman dan nyaman.

Hewan peliharaan adalah hewan timangan atau peliharaan. Jika kalian berencana untuk memelihara hewan di rumah maka harus dipikirkan baik-baik. Jangan memelihara binatang tanpa pertimbangan!

Memelihara hewan memang tidak mudah dibutuhkan komitmen yang tinggi. Kira-kira apa saja binatang peliharaan yang mudah untuk dipelihara di rumah?

Sebenarnya ada banyak sekali jenis hewan peliharaan yang bisa dijadikan peliharaan di rumah, tetapi yang umum dan yang paling mudah dipelihara adalah

  • Kucing
  • Anjing
  • Burung
  • Kuda (Kuda di Indonesia tidak begitu populer menjadi hewan peliharaan, tapi di luar sangat populer)
  • Ikan

Hewan Peliharaan Kecil

Anak-anak biasanya sangat menyukai hewan untuk dipelihara. Anak akan merasa memiliki seorang yang selalu ada di dekatnya. Selain itu, mempunyai hewan peliharaan juga bisa membantu Anak – anak dalam hal:

  • Tanggung jawab
  • Kepercayaan
  • Kasih sayang
  • Anak juga bisa belajar tentang kesedihan
  • Rasa hormat
  • Kesetiaan dan
  • Kesabaran dalam memelihara hewan

Memang memelihara hewan peliharaan seperti yang saya sebutkan di atas bisa membuat pemiliknya merasa bahagia. Tetapi sayangnya, tidak semua orang bisa memelihara hewan seperti Anjing dan kucing mengingat rumah dan lingkungannya yang kurang mendukung.

Kalau tempat dan lingkungan tidak mendukung kalian bisa mencoba memelihara Hewan peliharaan kecil yang aman dan tidak membutuhkan tempat yang cukup luas.

  • Ikan
  • Landak Mini
  • Kelinci
  • Hamster              

Hal Penting yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memutuskan Memelihara Hewan

Jika sudah suka dan hobi memelihara hewan peliharaan pastikan kalian pertimbangkan dengan baik. Memelihara hewan baik di kota maupun di desa membutuhkan pertimbangan yang sangat serius. Hewan peliharaan tidak semuanya bisa diam dan anteng. Kebanyakan hewan sangat aktif. Hewan yang aktif biasanya memerlukan gerak badan yang banyak setiap harinya agar tubuh mereka tetap baik dan sehat.

Berjalan, berlari dan menggerakkan seluruh badan adalah hal yang wajib bagi anjing untuk merangsang mentalnya. “Anjing yang mendapatkan sedikit gerakan akan menjadi anjing yang sangat sulit untuk diatur.”

Tapi, apakah kalian pernah memperhatikan kalau banyak pemilik hewan yang awalnya semangat mengajak jalan anjing mereka, belakangan menjadi kelelahan setelah pulang dari bekerja. Sehingga mereka akhirnya jarang membawa jalan anjing mereka untuk melepaskan semua gerakan-gerakan fisik yang memang dibutuhkan oleh Anjing.

Jadi, jika kalian ingin memutuskan untuk memiliki hewan peliharaan sebaiknya memikirkan masak – masak dengan mengajukan beberapa pertanyaan seperti ini:

  • Apakah saya cuma ingin memelihara hewan karena ikut – ikutan trend atau karena memang saya hobi dan menyukai binatang?
  • Apakah saya siap memberikan perhatian khusus untuk binatang peliharaan saya dalam keadaan apapaun?
  • Apakah saya akan membebankan tugas saya kepada pekerja saya (asisten rumah tangga) untuk merawat binatang peliharaan saya?
  • Apakah gaya hidup saya akan membuat saya menelantarkan hewan peliharaan saya nantinya?
  • Apakah saya punya cukup banyak waktu untuk berjalan – jalan dengan binatang peliharaan saya?
  • Jika Anjing saya memerlukan pelatihan khusus apakah saya siap dan mau melatihnya?
  • Apakah saya siap untuk membawanya ke rumah sakit?
  • Apakah memelihara binatang peliharaan akan menyita waktu penting saya?

Perlu Anda ketahui juga. Memelihara hewan peliharaan akan menghabiskan uang banyak. Saya pribadi sudah beberapa kali punya pengalaman memelihara anjing golden. Biaya makan, vaksin, perawatan apalagi biaya ke dokternya sangat mahal. Menurut saya biaya ke dokternya lebih mahal dari biaya ke Dokter untuk manusia.

Dari pertanyaan – pertanyaan di atas, sekarang timbul pertanyaan tambahan, apakah kalian siap memenuhi kewajiban terhadap hewan peliharaan jika jadi memeliharanya? Jika jawabannya tidak siap jangan memelihara binatang peliharaan.

Masalah Mempunyai Hewan Peliharaan Di Masa Sekarang ini

Dari zaman dulu sampai sekarang kalau kita lihat sejarahnya, sepertinya hewan jarang untuk dipiara di dalam rumah, bukan berarti tidak ada sama sekali. Ada yang memelihara tapi hewan memang harus hiudp di tempatnya bukan di rumah.

Sekarang ini karena perkembangan zaman yang semakin modern, orang-orang menjadi kaya dan banyak yang tinggal di kota, mempunyai binatang untuk dipelihara menjadi hal yang biasa dan umum.

 

Hal yang biasa dan umum memelihara binatang peliharaan rupanya menjadi masalah baru untuk sejarah kehiudpan manusia khususnya di negara – negara yang kehidupannya sudah maju.

1. Kotoran Hewan Peliharaan (Anjing) Menjadi Masalah

Contohnya di Paris pernah terjadi suatu keadaan yang sangat mengagetkan kita. Ada sekitar lebih dari 70 skuter di sana di sebut sebagai caninette yang di sewakan hanya untuk membersihkan (vacum) kotoran hewan yang ada di trotoar jalan.

Diperkirakan bahwa sekitar 250.000 anjing-anjing yang ada di paris bisa menghasilkan sekitar 25 ton tinja untuk setiap harinya, setengah dari jumlah itu sisanya di vacum menggunakan acannintte. Hal lain yang bisa membuat Anda tertawa adalah hampir setiap tahun, diperkirakan ada ratusan orang yang cidera dan di bawa ke rumah sakit karena mereka terpleset kotoran anjing di jalan.

Kotoran hewanbisa menjadi masalah bagi manusia
Photo by ShutterStock
Pastikan untuk memungut kotoran hewan saat mengajak jalan
Photo by ShutterStock

2. Anjing Menjadi Masalah Kebisingan

Banyak pemilik anjing yang cuek dan masa bodo dengan binatang peliharaan mereka saat menggonggong. Hal ini menimbulkan suara bising bagi tetangga yang ada di sekitar mereka. Banyak pemilik hewan (anjing) yang membiarkan (mentoleransi) perilaku buruk piaran mereka, dan yang tidak akan pernah di toleransi oleh para pemilik anjing biasanya kebalikannya yaitu mereka tidak mentoleransi jika ada orang lain yang melakukan sesuatu kepada piaran mereka.

Parah banget ya kehidupan manusia zaman sekarang. Bukannya semakin penuh kasih malah semakin buruk dan tidak perduli dengan sesama mereka.

Anjing menjadi masalah kebisingan
Photo by ShutterStock

Para pemilik hewan piaraan yang selalu membiarkan anjing mereka menggonggong membuktikan kalau orang itu tidak perduli dengan orang di sekitar mereka dan dia sebenarnya sedang mengembangkan kesanggupan untuk membiarkan dan tidak perduli dengan kebisingan. Bahkan di Indonesia sendiri saya memperhatikan banyak sekali pemilik hewan yang membiarkan piaraan mereka saat menggonggong, bahkan sampai ke tahap kebisingan yang sangat bising sekali.

Orang-orang yang seperti ini sebenarnya tidak cocok untuk memelihara hewan dan jika mereka di tegur, orang yang menegur (memberitahu) pasti yang akan di marahi bukan binatang piaraan mereka.

Apakah Anda termasuk salah satu orang yang seperti itu? Jika, jawabannya iya maka selama ini Anda menjadi orang yang paling disebelin, disumpahin sama tetangga kalian.

Suara gonggongan anjing bikin susah tidur
Photo by ShutterStock

Pemilik binatang peliharaan banyak yang tidak TAHU tentang hal yang satu ini. Anjing biasanya akan tenang dan diam jika ada pemiliknya di rumah tetapi anjing bisa sangat menjengkelkan saat sang pemilik pergi atau tidak ada di rumah. Anjing biasanya akan terus menggongong sampai taraf yang sangat menjengkelkan.

Jika kalian ingin memelihara hewan peliharaan kalian harus memperhatikan masalah – masalah yang seperti ini. Anda mungkin sangat sayang dengan hewan peliharaan Anda. Saya juga demikian tapi jangan pernah membiarkan dan mentolerir hewan yang berisik. Ajarkan dan marahi anjing Anda jika dia menggonggong tanpa alasan yang jelas.

Ketika anjing menggonggong pada saat pemiliknya tidak ada, ini menjadi masalah bagi tetangga mereka misalnya seorang tetangga Anda yang harus bekerja malam hari, Ibu di rumah sebelah yang ingin menidurkan bayinya, Pekerja online yang sedang online dengan rekan kerjanya mungkin orang-orang seperti mereka tidak setoleran itu.

3. Hewan Peliharaan Seperti Anjing bisa Merusak Furniture di Rumah

Tidak hanya itu saja. Anda juga perlu tahu kalau hewan piaraan yang tidak diajak jalan bisa menjadi bosan dan dia akan mengembangkan perilaku destruktif, piaraan Anda akan menjadi bingung dan mungkin akan menjadi lebih agresif.

Kita banyak mendengar keluhan dari pemilik binatang peliharaan mereka yang merusak alat-alat rumah tangga seperti sofa, kursi dan mungkin kitchen set yang harganya bisa sampai puluhan dan ratusan juta. Kita semua pasti tidak ingin hal itu terjadi dengan barang-barang yang ada di rumah kita bukan?

Sisi lain, perkembangbiakan hewan piaraan juga menjadi masalah bagi manusia di perkotaan. Mungkin banyak dari kita tidak mengetahui tentang hal ini. Saya mendapatkan informasi, diperkirakan ada 17 juta anjing dan lebih dari 30 juta kucing yang lahir di Amerika untuk setiap tahunnya. Jutaan dari kucing dan anjing ini akhirnya terpakasa harus masuk ke penampungan – penampungan hewan. Di negara ini saja, setiap tahunnya empat sampai dengan enam juta hewan yang dieutansia – dibunuh.

Di Indonesia sendiri mungkin belum sampai melakukan tindakan – tindakan seperti yang dilakukan negara-negara maju itu untuk mengatasi masalah hewan piaraan. Tapi saya yakin perkembangbiakan hewan yang ada di Indonesia juga mengalami masalah, hanya saja tidak pernah sampai masuk berita dan menjadi viral.

Mungkin kalian ingin bertanya, mengapa banyak sekali hewan yang harus di bawa ke penampungan?

Ternyata, masalahnya ada pada pemilik hewan. Rasa sayang orang kepada hewan piaraan hanya bersifat sementara atau tidak langgeng. Awalnya banyak dari antara kita yang senang melihat anak anjing dan kucing. Sewaktu masih kecil memang terlihat lucu tetapi seraya bertambah besar hewan-hewan ini perlu di urus. Tetapi, biasanya banyak orang yang memelihara hewan tidak mempunyai waktu dan juga kesabaran untuk bermain dengan hewan peliharaan mereka.

Seorang pakar hewan bernama Jonica Newby mengatakan seperti ini, “Setengah dari anjing dan kucing yang masuk ke dalam rumah penampungan adalah bukan anjing atau hewan-hewan yang terlantar, tetapi kebanyakan di bawa oleh pemiliknya sendiri yang sudah tidak sanggup untuk mengatasi masalah gonggongan anjing, perilaku anjing yang suka merusak dan juga menyalurkan energi peliharaan mereka dengan mengajak jalan-jalan.

Bisa kita katakan, situasi semacam ini bukan hanya terjadi di negara-negara tertentu saja tetapi terjadi di seluruh dunia. “Makhluk hidup – hewan peliharaan sudah menjadi barang sekali pakai saja, mereka di sayang dan di timang-timang hanya pada saat masih kecil dan lucu saja. Kemudian akan ditelantarkan oleh pemiliknya pada saat sudah besar, tua, dan menyusahkan. Ketidakpedulian seperti ini sungguh menyedihkan dan merusak kebudayaan kita.

Hewan perlu kita sayangi dan jaga. Setiap hewan itu unik dan mempunyai karakter yang berbeda tidak semuanya sama. Meski hewan peliharaan kadang lucu dan menggemaskan kita tidak boleh membuatnya menderita dan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang harus kita berikan jika kita ingin mempunyai hewan peliharaan.