skip to Main Content
Atap Spandek

Apa itu Atap Spandek atau Atap Zincalume?

 

Salah satu atap bangunan yang belakangan ini populer dan mulai banyak digunakan adalah atap spandek. Penggunaan atap yang tepat dan baik juga bisa menentukan nilai jual rumah sekaligus memperindah rumah itu sendiri. Sebuah atap adalah bagian yang penting dalam rumah, dia akan melindungi Anda dari panas, dingin dan hujan.

Banyak orang menganggap membuat atap rumah bisa memakan biaya yang sangat mahal, itu memang benar. Tetapi tidak semua atap bangunan yang dibuat harus mahal. Salah satu atap yang bisa Anda gunakan dan biayanya lebih murah adalah atap spandek.

Apa itu Atap Spandek?

Mungkin bagi beberapa orang pernah mendengar atau mungkin malah ada yang belum mengetahui apa sebenarnya atap spandek itu?

Atap spandek ini terbuat dari perpaduan antara seng dan aluminium, 55% adalah aluminium, 43% seng dan sisanya spandek menggunakan bahan dari silicon. Untuk ukuran ketebalan dan panjangnya spandek juga punya ukuran yang sangat beragam, untuk variasi warnanya juga lebih beragam, setahu saya ada hitam, putih, abu-abu, hijau, cokelat, kuning, jingga, merah dan warna ungu. Atap spandek ini bisa digunakan untuk mengganti atap genteng yang terbuat dari tanah liat yang sekarang ini sering kita gunakan.

Atap spandek ini banyak digunakan untuk perumahan dan juga untuk atap industri. Kalau di Bali sendiri tempat saya tinggal atap spandek ini banyak digunakan untuk atap kanopi atau atap garasi rumah.

Awal-awal keluar atap spandek ini memang tidak begitu populer dan banyak di minati oleh orang-orang. Tapi karena perkembangan jaman dan bentuk desain rumah juga semakin berubah atap spandek mulai banyak dilirik dan digunakan orang.

Saya secara pribadi tidak masalah menggunakan atap spandek untuk menggantikan atap genteng dari tanah liat. Selain lebih tahan lama malah bisa saya katakan awet sampai anak cucu atap spandek ini terbilang jauh lebih murah, lebih ringan, kokoh dan juga mudah untuk di pasang dan di sesuaikan dengan bentuk rumah kita. Saya yakin kita semua sudah bosan dengan yang namanya rembes atau bocor karena atap genteng yang terbuat dari tanah liat bukan? Nah, spandek bisa jadi solusi dan membuat tidur kita lebih tenang saat hujan turun (menurut pendapat pribadi saya).

Memang atap spandek sendiri mempunyai kelemahan meskipun spandek punya banyak keunggulan. Nah apa saja kelebihan dan kelemahannya, saya akan jelaskan kepada Anda di bawah ini, agar Anda bisa memutuskan dengan yakin apakah ingin menggunakan spandek atau tidak. Perlu Anda ingat, tidak ada barang yang benar-benar awet di dunia ini yang dibuat oleh manusia.

Kelebihan Atap Spandek

1. Pemasangannya Mudah

Menurut saya ini adalah kelebihan pertama dari penggunaan atap spandek. Memang untuk memasang atap spandek terbilang sangat mudah dan cepat. Struktur rangkanya juga tidak serumit kita memasang struktur rangka untuk atap yang dari genteng. Mudah diaplikasikan ke bentuk apapun.

pemasangan atap spandek yang baik
foto by iStock

Bahkan jika terjadi badai angin yang agak besar seperti di musim-musim hujan seperti tempat tinggal saya di Bali, atap spandek jauh lebih aman daripada Anda menggunakan atap yang dari genteng atau jenis atap lainnya yang masih sejenis. Karena ringan atap spandek dapat mengurangi resiko atap rumah ambruk dan menimpa orang yang berada di dekatnya atau di bawahnya.

2. Atap Spandek Anti Pecah

Kelebihan lain dari atap spandek ini adalah dia mempunyai ketebal 0,3 mm sampai dengan 0,5 mm. meskipun masih masuk dalam kategori tipis, spandek bukan barang yang mudah hancur atau bocor. Spandek masih kuat mengingat terbuat dari campuran seng, aluminium dan silicon yang sangat berkualitas. Spandek tidak mudah pecah dan retak karena cuaca jadi saat hujan Anda tidak perlu lagi khawatir akan rembes atau bocor.

3. Tahan Lama

Spandek bisa bertahan sampai dengan 50 tahun bahkan lebih meskipun terkena cuaca yang ekstrim seperti di Indonesia, bahkan di luar negeri spandek juga banyak digunakan untuk atap rumah.

4. Memiliki Pilihan Warna yang sangat beragam

Jika Anda menggunakan spandek, Anda bisa memilih warna atapnya sesuai dengan kesukaan Anda karena dari produsennya spandek sudah di cat dengan beberapa pilihan warna. Tapi jika pilihan warna yang ada masih kurang cocok dengan Anda, Anda bisa mengecatnya sendiri dengan warna kesukaan Anda karena spandek bisa di cat dengan mudah.

 

Kekurangan Menggunakan Atap Spandek

Jika diatas saya sudah berbicara tentang kelbihan sekarang kita akan melihat dari sisi kekurangan atap spandek. Menurut saya yang menjadi kekurangan spandek tidaklah terlalu mengkhawatirkan kita.

1. Berisik saat Turun Hujan

Banyak orang yang sudah menggunakan spandek mengatakan, kalau hujan turun spandek berisik. Ya, mungkin hal itu memang benar tapi genteng dari tanah liat juga berisik menurut saya meskipun tidak seberisik kita menggunakan atap spandek.

saat hujan spandek berisik
foto by iStock

Memang kalau hujannya sangat lebat pasti akan membuat orang yang di dalam rumah menjadi sedikit tidak nyaman mendengar suara berisiknya. Tapi menurut saya hal itu tidak menjadi masalah yang sangat besar. Biasanya spandek menjadi sangat berisik jika dibagian bawahnya tidak diberi laisan peredam terlebih dahulu seperti triplek atau karoet untuk talang terlebih dahulu.

memasang karpet atap
foto by iStock

2. Mempunyai Daya Serap yang tinggi

Mengingat spandek terbuat dari seng dan aluminium atap ini pasti mempunyai daya serap cahaya matahari sehingga siang hari mungkin akan terasa menjadi agak panas dan gerah kalau kita bandingkan menggunakan atap dari genteng tanah liat.

Meskipun menjadi konduktor panas yang agak tinggi tapi bukan berarti kekurangan itu tidak bisa atasi atau di kurangi. Mungkin karena di pasang tidak menggunakan lapisan pelindung terlebih dahulu di bawahnya jadi atap jenis ini menjadi terlalu panas bagi banyak orang. Saran saya jika Anda ingin menggunakan atap ini, silahkan berikan lapisan terlebih dahulu di bawahnya agar panasnya menjadi lebih berkurang.

3. Warna Cepat Pudar

Karena jenis bahan atap ini berbeda dengan atap lainnya, biasanya yang menjadi masalah saat menggunakan atap ini adalah masalah warnanya yang cepat pudar. Tapi buat saya itu bukanlah masalah yang serius meskipun bisa membuat atap rumah terlihat kurang bagus.

4. Ganti Satu Set Jika Bocor

Jika ada salah satu atap spandek yang bocor atau pecah karena ketimpa benda yang keras maka Anda harus menggantinya satu set. Jika Anda coba perbaiki bagian yang bocor saja mungkin bisa, tapi biasanya tidak bisa bertahan lama. Jadi saran saya ganti saja satu set dibagian yang bocor atau pecah itu.

Ya, itu adalah beberapa kelebihan dan juga kekurangan dari atap spandek. Untuk perkiraan harganya mulai dari Rp.50.000 – Rp.100.000 bergantung tingkat ketebalannya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu sedikit pengetahuan Anda tentang spandek.

Jika kalian suka dengan artikel Atap Spandek atau Atap Zincalume ini, Silahkan bagikan artikel ini melalui akun social media kalian dan jangan lupa untuk follow kami di Instagram, Facebook dan channel YouTube Teakblock. Jika Anda ingin mendapatkan penghasilan dari rumah dan suka menulis, kami dengan senang hati mengundang Anda untuk bergabung dengan kami menjadi penulis TEAKBLOCK.COM.

Baca Artikel Lain: